5 Langkah Memutuskan Hubungan Dengan Si Dia

3. Persiapkan kata-kata Anda.

Pastikan Anda sudah tahu apa yang akan Anda katakan pada partner Anda. Susun kalimat Anda dengan baik agar dia tidak salah mengerti maksud Anda. Utarakan maksud Anda dengan kalimat yang sederhana namun tegas. Penjelasan yang panjang lebar dan bertele-tele sama sekali tidak ada gunanya, malahan akan terkesan seperti Anda membela diri.

Sering kali, untuk menutupi rasa bersalah yang timbul, pihak yang ‘memutuskan’ akan menyalahkan pihak yang ‘diputuskan’. Ini adalah langkah yang sangat buruk. Anda akan lebih menyakiti partner Anda lebih dari yang seharusnya, dan Anda pun akan merasa sakit apabila Anda melakukan hal ini.

Jadi, Anda harus ingat baik-baik: jangan pernah menyalahkan dia atas putusnya hubungan ini. It takes two to tango. Kedua belah pihak memiliki andil yang sama dalam hubungan ini. Entah baik ataupun buruk, ini adalah hubungan yang Anda bangun dan jalani bersama dengan partner Anda.

4. Persiapkan mental dan emosi Anda.

Bersiaplah.. partner Anda kemungkinan besar akan bereaksi, mungkin dengan menangis, marah-marah, atau membombardir Anda dengan pertanyaan-pertanyaan, tugas Anda adalah: tetap tenang. Dengarkan semua yang dia katakan, jawab yang bisa Anda jawab dengan sabar, tapi Anda jangan merespon hal-hal yang dapat membuat situasi ini menjadi lebih rusak dari seharusnya.

Si dia sedang mengalami REALITY CRASH, cobalah mengerti apa yang sedang dialaminya. Apapun yang Anda katakan tidak akan membuatnya puas, karena itu jangan terpancing emosi dan jangan terpengaruh. Ini adalah hal yang penting. Tujuan Anda adalah untuk menyatakan putusnya hubungan ini, bukan untuk berdebat, saling menyalahkan dan menyakiti satu sama lain.

Ketika dia dalam keadaan shock, Anda tidak akan bisa membuatnya MENGERTI mengapa Anda memutuskan hubungan dengannya. Jadi tugas Anda hanyalah agar dia TAHU bahwa hubungan ini sudah berakhir. Ada perbedaan besar antara 2 hal tersebut.

5. Pastikan semuanya telah berakhir dan tetaplah konsisten.

Tidak ada cara ajaib untuk memutuskan hubungan tanpa rasa sakit, kecuali apabila kedua belah pihak memang benar-benar sudah tidak memiliki perasaan sama sekali di antara mereka. Karena itu jangan bersikap ‘lembut’ seolah-olah Anda masih menginginkan dia, hanya karena Anda tidak ingin menyakiti perasaannya.

Meskipun Anda masih memiliki perasaan terhadapnya, jangan pernah berkata, “tapi aku masih care banget sama kamu kok..”, “kita kan masih bisa jadi best friend..”, atau lebih parah lagi, mengungkit-ungkit betapa bahagianya Anda di masa-masa indah dengannya dulu. No no no! Ini akan memberikan harapan kosong untuknya. Sikap ‘lembut’ Anda akan membuat masalah ini jadi semakin berlarut-larut dan tidak pernah selesai nantinya. Sikap ‘lembut’ hanya akan semakin menyakiti Anda dan dia.

Sikap Anda harus tegas tapi tenang, dan jangan sampai bersikap kasar. Tetap pengertian, tapi tidak sampai terpengaruh oleh reaksi emosional yang timbul. Ini akan membuat proses ‘pemutusan hubungan’ menjadi lebih mudah.

Anda harus tegar dan konsisten dengan keputusan yang telah Anda buat. Anda dapat mempertahankan konsistensi Anda dengan menjaga jarak dengannya setelah putus. Batasi interaksi Anda dengannya, jangan menghubunginya dan hindari pertemuan yang disengaja. Apabila dia menelpon, SMS, atau memanggil Anda untuk chatting, berikan respon casual yang pendek seperlunya saja. Dengan begitu, si dia akan mengerti dan menyadari bahwa hubungan Anda sudah berakhir sepenuhnya.

Mungkin langkah-langkah diatas kedengarannya seperti kejam dan tak berperasaan, namun justru itu harus dilakukan apabila Anda ingin mengakhiri hubungan secara tuntas. Memutuskan sebuah hubungan memang sulit, tapi sebuah hubungan yang telah rusak adalah penghambat terbesar dalam kehidupan untuk mencapai kebahagiaan.

Bertindak pro-aktif, menerima keadaan, menyembuhkan diri, dan menemukan kebahagiaan masing-masing, ini adalah hal yang terbaik bagi Anda dan dia.

Sahabat Anda,

Kei Savourie.

Halaman-halaman: 1 2

23 Tanggapan ke “5 Langkah Memutuskan Hubungan Dengan Si Dia”


  1. 1 slengean Juli 24, 2010 pada 12:25 AM

    people

    jdi sya tersandung masalah ni,
    kan td kata na “jaga jarak” di persedikit durasi ketemu na…nah kata na tnggu 2 mpe 3 minggu ..
    di waktu nunggu itu dia slalu ucapin ” kamuh sayang gag ch ama aku..?” nah apa yg musti sya jawab ??

  2. 2 Faridh Juni 17, 2010 pada 12:15 PM

    Terkadang Keinginan mank berbaLik Dengan KenyaTaan…
    Yang JeLas aPapun iTuu Semua’y MusTi DiHadapin Dgn iKhLas…
    ^_^

  3. 4 Horas bro! Mei 16, 2010 pada 2:16 AM

    Bravo kei,..memang beginilah cinta,deritanya tiada akhir,kosong adalah isi,isi adalah kosong.he he he,lanjutkan kei.

  4. 5 leith keshava Maret 16, 2010 pada 2:52 PM

    waah!.. ada cara putusnya jg! lol :D

  5. 7 Adi Levioza Maret 1, 2010 pada 10:40 PM

    Lo, ada guide buat break up jg to ? :D

    Buat system nya sekalian aja kei hehehehe

  6. 9 Algrenz Februari 28, 2010 pada 1:44 PM

    ciieeeh, Master Kei, rek!!!punya blog ndiri!

    hebat, gw dkung banget deh

    semua orang butuh BSG, dan satu2nya tempat mreka mencurahkan isi hatinya hanya kepada Tuhan dan yang kedua ke Kei

    gw cuman mo ngucapin trima kasih sebesar2nya buat pelatihan kemaren plus short BSG pas gw konsultasi gratis via phone call, bonusnya AAN (walau sayang barangnya ilang, :( )

    saat ini gw masih lom ngalami Break Up, tapi gw pastiin ntar klo gw ngalami hal ini, orang yang pertama kali gw kontak PASTI Kei Savourie, setuju Sir??

  7. 11 dstarlight Februari 26, 2010 pada 8:52 PM

    hmm … jadi tambah lebar nih sayap HS, tambah tinggi deh … :)
    ada ahli hipnotis, dan sekarang ada ahli putus cinta, ntar si Jet Ahli apa yah ? :element M di aktifkan … :)

  8. 13 DImas Februari 26, 2010 pada 6:32 PM

    nice post om kei

  9. 15 Err Februari 26, 2010 pada 6:59 AM

    Wah.. Wah.. Wah.. Para sesepuh HS pd bikin blog,,
    asyik… Dapat tmbhan iLmu Lg…
    thx wat artikeLY,jgn brhenti dTengah jLn Y bro…

    _Err_

  10. 17 erwin Februari 26, 2010 pada 12:22 AM

    Bro Kei, wah nih blog-nya mau nyaingin rating blog-nya Lex…susah man hehehe…membaca “cerita nostalgia” di Hitman System, jadi teringat “sedikit pekerjaan kotor” khas anak SMP dulu…
    Maju terus hitman system dan blog-nya Kei….

  11. 19 Kevin Februari 25, 2010 pada 5:26 PM

    Dear, Kei gue cowok 16 tahun dan masih dalam kehidupan SMA , semoga gue tidak terlalu muda untuk bergabung ya.. tapi pliss baca dulu masalah gue.Dalam hal ini gue sangat butuh bantuan kalian, gue ngalamin kasus yang sulit untuk gue cari jalan keluarnya, so pleasee help me..!!

    Ok.. gue suka sama cewe di sekolah gue, saat ini dia kelas 1 dan gw kelas 2, masalahya : dia ga kenal gue dan gue mau memulai suatu hubungan dengan dia, tapi pastinya dengan cara yang Glossy!! gue berpikir untuk nge-add dia di facebook, namun hasilnya nol, ga ada respon, bahkan message gue gak ditanggapin, Ohh man!!,, ok, dari situ gw berpikir kalo gw harus pake cara lain dan harus ketemu langsung dengan orangnya,, dan inilah masalahnya, gw ga taw apa yang harus dilakukan!! Damn.. kalo gw dateng dan ngomong “halo, kenalan dong..” yaahhh itu menurut gw jadi cara yang lossy, ngarep, dan rendahan, biasa juga. Apalagi temen gue cerita kalo ada yang pernah deketin dia tapi dia cuekin dan gak nunjukin respon yang berarti, nah.. gimana nanti kalo gue kenalan, pasti gue juga dicuekin..

    Tapi gue bukan cowo yang gampang nyerah, dan buat gue itu tantangan yang sangat menarik!! OH YEAHH!! dari situ malah gue semakin tertarik sama dia. Seperti yang kalian bilang tentang adanya game dalam romansa, just find out the way.. hehe..

    So, dari dia ngacangin gw di facebook dan dari cerita temen gue, maka gue tau dia itu tipe cewek yang cuek!! dan gue ga mau bernasib sama dengan cerita temen gue, jadi tolongllaahh kasi gue cara, paling enggak agar dia tau dan kenal gue. Setelah itu gue akan berusaha deketin dia.

    Btw, kapan ada seminar lagi nihh?? gue tertarik ikut dehh, dan gue belum pernah ikutt, dan ingin ngerubah hidup gue!!
    Thanks!

    - Kev

    • 20 kikiz Februari 25, 2010 pada 5:36 PM

      wah kei!saya sangat berterimakasih atas postingan pertama lu karena ini pas banget dengan keadaan gua hehehe

      @kevin sekedar pendapat dari newbie yg seumuran denganmu nih hehehe

      err menurut gua pendapat lu tentang cewe lu itu hanya ilusi yah. cewe se cuek apapun, kalo lu menarik dan lain daripada cowo lain yg ada di sekitarnya, ga mungkin dia bakal cuekin lu. kata kuncinya adalah lu mesti menjadi pria yg menarik.

      lalu bagaimana caranya jadi pria menarik? baca artikel terbaru di web HS. mnurut gua itu adalah artikel terbaik yg pernah gua baca hehe

      p.s kei write more! I love both your and lex writing :)

    • 22 Kei Savourie Februari 25, 2010 pada 6:05 PM

      Kevin, terima kasih atas komentar Anda. Tapi rasanya pertanyaan yang Anda ajukan tidak sesuai dengan topik entry ini. Jadi saya tidak akan menjawabnya. Silakan kirimkan email ke hitmansystem@gmail.com untuk pertanyaan Anda.

    • 23 Dham notDamn Februari 26, 2010 pada 9:46 AM

      gw pengen coba nanggapin neh, mungkin cuma sebatas tanggapan doang, cuz gw newbie disini. hehehe.

      NGeliad masalah elo itu, lo ngebet banget pengen kenal sama dia, kalo menurut gw mah neh, langsung aja deketin dia lewat fb atau langsung, kalo lewat fb, lo nge wall aja bro, bikin pertanyaan yang ada di dia yang kira2 bisa membuat ketawa, misalnya “eh, kalo diliat di foto primary elo, elo lagi duduk di trotoar kayanya elo lagi ga nahan BAB ya, hehehehe kidding”

      biasanya dari situ langsung di tanggapi, nah lo puter2 dech J2 nya dari HS, gimana kek.

      terus, kalo udah sering2 kasih candaan gitu biasa udah ngerasa aga sedikit kenal sama elo. sedikit lo minta opini ke dia, lo buat topik apa kek, misalnya “lo lebih baik milih cowo mana , nice guy or bad guy?” (masih di FB ya) terus dan terus,

      nah, kira2 pembicaraan udah deket, artinya dia udah mengenal elo, skg saat nya yang real nya bro, datang aja ke kelasnya, kasih sapaan “hi” tanya2 apa kek, guru yang killer kek.

      terus sampe kira2 dia ngobrolnya nyaman di depan u

      udah kliatan nyaman gitu, elo clossing dengan minta no HP dia, tapi mintanya pake teknik juga misalnya “eh, lo ternyata orangnya asik juga ya kalo diajak ngobrol, lo ga saikko lah, terus lo santai kalo ngobrol, hmmm boleh share no HP engga? begitu lah dari gw.


Komentar ditutup.




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 39 pengikut lainnya.