Hal-Hal Bodoh di Sekitar Anda.

Anda pasti pernah melihat orang-orang di sekitar Anda melakukan suatu hal yang menurut Anda aneh, tidak masuk akal dan tidak ada gunanya. Atau hal-hal yang Anda temukan di sekitar Anda, mungkin itu di bioskop, restoran, mall, ataupun di mana saja. Hal-hal yang membuat Anda heran, risih, bingung, kesal, menggerutu, dan yang pasti membuat Anda jadi berpikir, “What the..?”

Kata ‘bodoh’ pada judul di atas murni hanya untuk alasan marketing dan provokasi belaka. Jadi jangan tersinggung bila Anda merasa termasuk orang-orang yang disebut dalam entri kali ini =)

1. Menghitung uang setelah mengambil di ATM.

Yang ini menjadi nomer satu dalam daftar ini, karena sampai sekarang setiap kali melihat orang melakukan yang hal itu saya merasa sedikit annoyed. Saya tidak pernah habis berpikir mengapa orang menghitung jumlah uangnya setelah mengambil di ATM. Seolah-olah bakalan ngefek aja. Itu adalah tindakan yang tidak ada gunanya, sobat!

Memangnya kalau jumlah yang Anda terima kurang dari yang Anda tarik, Anda akan mengajukan keluhan pada siapa? Pada orang sebelum Anda? Taruhlah bisa mengajukan keluhan Anda, apakah akan ditanggapi dan uang Anda akan diganti? Atau apabila ada kelebihan jumlah, apakah Anda benar-benar akan mengembalikannya pada pihak bank?

Kalo sampe jumlahnya kurang, yah, itu berarti Anda sedang sial, kalau sampai lebih, yah, berarti itu hari keberuntungan Anda.

2. Selalu menarik-narik ujung baju bagian belakang karena tidak mau kelihatan pinggulnya.

Ini salah satu contoh ketidak konsistenan kaum wanita. Kalau Anda tidak ingin kulit pinggul Anda kelihatan orang lain, maka tindakan yang logis adalah: jangan memakai baju yang kecil dan ketat dong! Pakai saja baju terusan, t-shirt gombrong kebesaran atau daster ibu-ibu. Dan sebaliknya, apabila anda ingin memamerkan kulit pinggul Anda, yah, tidak usah ditarik-tarik!

Ada yang bilang kalau itu bukan karena bajunya, tapi karena jeans-nya yang model hipster. Well.. entah bajunya kek atau jeans-nya kek, logikanya tetap sama: sebenarnya, Anda mau yang mana? Mau keliatan atau tidak, sih? Konsisten lah dengan pilihan Anda! Please!

3. Jongkok di toilet duduk.

Hal ini selalu membuat saya geram. Setiap kali saya melihat bekas tapak sepatu/sandal di tepian toilet seat, entah itu di mall, hotel, kantor, dsb, saya selalu menggerutu. Bahkan di kantor saya pun, yang seharusnya setiap karyawan adalah orang-orang berpendidikan tinggi, berbudaya, dan mengerti tentang kebersihan pribadi, tetap saja selalu ada cap Nike di toilet seat.

Cara pakai toilet duduk adalah dengan diduduki, bukan dinaiki dan jongkok seperti jockey pacuan kuda! Saya merasa malu sendiri apabila saya melihat ada tulisan/icon peringatan, “DILARANG JONGKOK DI TOILET INI,” yang biasanya ditempel di atas sang toilet. Seolah-oleh kita ini orang kampung yang tidak tahu caranya menggunakan toilet duduk.

Yah oke lah, mungkin Anda jijik untuk menduduki toilet seat yang dipakai oleh banyak orang, tapi pernahkah Anda berpikir bahwa bekas tapak kaki Anda jauh lebih menjijikan? Anda risih dengan bekas orang lain tapi Anda sendiri meninggalkan sesuatu yang lebih membuat risih bagi pemakai toilet berikutnya. Apabila Anda tetap ngotot untuk bersimulasi menjadi jockey pacuan kuda di toilet, paling tidak lap dengan tissue setelahnya, dan pastikan tidak ada bekas tapak kaki Anda.

Halaman: 1 2

84 Responses to “Hal-Hal Bodoh di Sekitar Anda.”


  1. 1 jabon Agustus 30, 2010 pukul 1:26 PM

    petani jabon mampir nich,,
    salam…

  2. 2 fiki doank Agustus 3, 2010 pukul 9:26 AM

    nice blog
    ijin bookmark gan
    keep posting

  3. 3 ayamcrispy April 8, 2010 pukul 12:13 AM

    hal bodoh yang pernah saya lakukan : ngejar cewek selama 5 taun sambil nunggu dia putus dari cowoknya..

    dan hal pintarnya : muak, menghentikannya, dan gantian dikejar cewek.. fiuhh,, ternyata begini rasanya jadi cewek yang saya kejar dulu.. :)

  4. 5 aneazt April 4, 2010 pukul 2:58 PM

    paling gag enak cuma pas di toilet.. mesti ngelap dulu bekas sepatu yang nempel di mulut toilet.. huh

  5. 7 asmarie April 2, 2010 pukul 11:04 AM

    hahaha

    saya juga sering lihat cewe narik2 bajunya agar gak kelihatan cd nya

    kaya gimna gitu

    heheh

    salam

  6. 9 blackenedgreen April 1, 2010 pukul 3:39 PM

    aduh, jadi tergelitik untuk komen,

    saya lebih sepakat kalau ini masuk ke wilayah perspektif pribadi yang dasarnya ya subjektif, kalau di indonesia sih ada begitu banyak orang, artinya ada begitu banyak konsepsi mengenai arti “bodoh”

    Di rumah saya pake WC duduk, hal yang satu dekade lalu kedengaran konyol^^ (emang ada cara lain buat boker selain jongkok? nah lo.)

    kalau saya boleh asumsi sih, ini juga setelah membaca sebagian komentar di halaman ini, sebagian dari komentator adalah masyarakat menengah atau menengah keatas yang setidaknya berbagi beberapa kesamaan dalam perspektif.

    tapi tetap saja, sebagian orang menganggap clubbing itu konyol sebagian menganggap keharusan, sebagian wanita menganggap laki-laki indonesia itu mesum sebagian menganggap wajar, sebagian orang menganggap gonta-ganti mobil itu norak sebagian menganggap biasa aja.

    menghitung uang setelah keluar dari ATM bisa jadi hal yang terasa begitu pintar bagi sebagian orang, dan kekonyolan orang lain (yang kita anggap rendah dan tidak berpendidikan) dalam situasi dan kondisi tertentu bisa menjadi hal yang begitu jenius dan efektif.

    saya tergoda untuk setuju terhadap poin nomor dua, tapi kalau dipikir-pikir itu masalah psikologis, dan kita, pria dan wanita dalam kehidupan sosial bertanggung jawab untuk “perilaku” seperti itu.

    tapi diluar semua omong kosong saya, blog ini mengasyikkan! keep it up!

  7. 11 andy Maret 31, 2010 pukul 8:53 AM

    gue pernah baca ttg bahaya jongkok di toilet duduk, disitu diceritakan ada seseorang yg jatuh terperosok ke dalam toilet ampe berdarah-darah gitu, kulitnya seperti teriris dgn luka sayatan yg dalam, kayak hampir patah, terus dibawa ke ICU, dalam keadaan penuh dgn *** & *** ngeri bgt pokoknya, :takut, sori kalo kata2 gue terlalu ***, tapi emang bgitulah kenyataannya, sekalian belajar storytelling :p, intinya jgn pernah jongkok di toilet duduk kalo gk kepingin kejadian ampe kyk gitu

  8. 13 Noey Maret 29, 2010 pukul 7:44 PM

    setuju bro… tentang toilet duduk , padahal enakan duduk daripada jongkok… Sempet marah juga sih denger temen pake gaya jongkok bayangin kalo Plastiknya ancurr Terlihat bgt Jadul … haha

  9. 15 U jexx Lancelot Maret 26, 2010 pukul 4:02 AM

    tambah satu lagi bro kei,

    yang aku sering perhatikan, biasanya cowok kalo lagi ngajak makan cewek ditempat makan yang dipinggir jalan gitu, kalo ada pengamen atau pengemis lewat… biasanya langsung ngasih, padahal biasanya ngga. kenapa aku bilang gitu, soalnya aku kenal secara personal dengan cowoknya, jadi dah tahu persih gimana cowok itu…

    ya.. bisa dibilang sok gentleman lah…

  10. 18 fioyunior Maret 24, 2010 pukul 8:31 PM

    gm mau komentar untuk no 3. Jongkok di toilet duduk.
    kadang ada orang yang gak bisa pup sambil duduk (termasuk gw) entah karena telah terbiasa atau ada alasan lain gw gak tau. gw dah coba duduk namun hasilnya gak maksimal. jadi tetep jongkok dan setelah nya tentu gw siram lagi bekas pijakan kaki sampe bersih, he..

    gw mau nambahin,
    no xx. Meniup makanan yang dingin / beku
    gw sering liat anak2 atau orang dewasa sekalipun kalo makan es krim atau es campur dengan latah nya kadang meniup es tersebut kayak makan makanan yang panas aja. mungkin karena makanan tersebut juga mengeluarkan uap jadi mindset nya udah kebentuk kalo makanan beruap itu panas harus didinginkan dengan ditiup, hahaa…

    no xxx. masih berhubungan dengan tiup meniup, yaitu anak2 kecil kalo main pesawat2 terbang dari kertas (entah di kota2 besar masih ada gak ya) sebelum ‘menerbangkannya’ pasti meniup2 ujung ekor pesawatnya. katanya biar terbang nya lama.. buang2 oksigen aja..

  11. 20 Rully Maret 22, 2010 pukul 4:32 PM

    setelah dibaca kok malah lucu ya? hahaha.. tapi mantap blognya..

  12. 22 mushin Maret 21, 2010 pukul 8:33 PM

    nambahin no 6 bro.
    gw paling enek klo sewaktu dibioskop ada orang yang cari no tempat duduk mereka dengan melihat kebagian belakang kursinya. Padahal kan depannya juga sama aja,misal dia duduk di kursi F4 nah so pasti yang di depannya juga n0 4 cuma E/G!
    Cmon jgn sebegitu bodohnya dunk!
    Apalagi klo udah dateng telat n banyakan,sering banget gw jadi ga keliatan film yg gw tonton.

  13. 24 Jimmy Maret 20, 2010 pukul 11:05 PM

    Gw setuju banget dengan Nomor 2.
    Gw sering banget dipandang sinis sama cewe sewaktu dia menarik ujung baju bagian belakangnya.
    Padahal karena dia bergerak utk menarik ujung bajunya lah maka gw dengan reflek (catet: reflek) melihat pergerakan yang aneh tersebut dan tidak sengaja melihatnya.
    Untuk cewe2 yg tidak konsisten tersebut, cowo ga se-ngeres itu utk melihat ada apa dibalik ujung baju bagian belakang kalian.
    Kalian sendiri yang ngeres pikir yang enggak2 tentang kita. ;p

    Peace Out.

  14. 26 U jexx Lancelot Maret 18, 2010 pukul 6:17 AM

    kalo yang ini kebiasaan di jogja bro,
    pas di trafic light, umumnya pengendara motor dah kaya pembalap aja, lampu hijau masih 3-2 detik lagi nyala.. dah pada tarik gas..
    dan yang lebih aneh lagi, ketika lampu hijau nyala, biasanya saling membunyikan klakson…… apa kira kira yang didepannya ngga bisa ngelihat lampu ya…??

    bener bener aneh…

  15. 32 bhandicodt Maret 15, 2010 pukul 11:56 AM

    mahasiswa demo..
    haha..gak ada kerjaan,bikin capek,memperbanyak ketombe,badan jadi dekil,muka keriputan,dan ujung2 nya dijauhin cwek karena di cap gak asyik..
    harusnya kita mikir,ngapain kita demo dengan tujuan ingin mensejahterakan hidup orang lain,sedangkan buat hidup aja masih ngandalin duit orang tua.gimana cara bantunya sedangkan kita sebagai mahasiswa masih butuh bantuan ongkos..
    efeknya? keributan,kemacetan,dan kita di cap sebagai tipikal bangsa yang rusuh,ini lah,itu lah..ah..ah..
    harusnya mahasiswa itu belajar,trus lulus,cari kerja dan memperkaya diri.agar bisa membantu orang lain kelaknya..

    • 33 huik Maret 19, 2010 pukul 7:19 PM

      Waks, sederhana sekali pola pikir Anda. Sepertinya Anda lebih cocok hidup di hutan. Di sana anda bisa tenang dan hanya memikirkan perut Anda sendiri….

      • 34 michael Maret 20, 2010 pukul 12:59 AM

        @dt
        Kebanyakan pendemo itu dibayar & diprovokasi sama oknum2 tertentu. Kalau tidak, berarti mereka memang benar2 bodoh :)
        @ Huik
        Di hutan banyak binatang buas teman. Mana bisa tenang. Coba baca lagi buku geografinya :)

    • 35 Kei Savourie Maret 20, 2010 pukul 11:22 PM

      Demonya gak masalah.. cuma ribut-ributnya itu yang jadi masalah.

    • 36 dstarlight Maret 27, 2010 pukul 1:40 PM

      sebenernya tujuan demo mahasiswa itu kan membantu masyarakat, misal demo pas BBM Naek … dan ternyata Masyarakat terganggu karena Mahasiswa menutup jalan sehingga masyarkat tidak bisa lewat. Sebenernya yang di demo Mahasiswa itu pemerintah ato masyarakat ? dan akhirnya Mahasiswa VS Masyarakat.

      setuju sama Kei, “Demonya gak masalah.. cuma ribut-ributnya itu yang jadi masalah.”

  16. 37 jartomy Maret 15, 2010 pukul 6:00 AM

    menurut saya bikin SIM adalah hal bodoh karena sejak 2 tahun yang lalu saya bikin SIM sampai sekarang tidak pernah ada polisi yang meminta saya untuk menunjukkan itu .

    belom disebutkan juga kan sistem pembuatan SIM yang banyak sogok-menyogoknya, tembak-menembaknya (saya juga nyogok sih, hehehe :D)

    padahal kan SIM diterapkan supaya yang lalu lalang di jalan adalah orang-orang yang emang mempunyai skill driving

    NB : komentar saya ini juga bodoh :p

  17. 40 arthawan Maret 14, 2010 pukul 1:27 PM

    gw ngakak pas baca entry yang no.2
    betul banget,cewek skrng emg ga konsisten. klo emg ga mau keliatan pinggulnya, ya jgn pake pakaian ketat dunk,.tu berarti ceweknya ga pede klo pake pakaian ketat trus pake dibenerin gtu.hahaha

    trus jg entry no.5
    hahaha,btul banget bro. itu sampe skrng masih ada dan gw ga tau yang mulai budaya nunggu di wc toilet club sambil bergaya cool tu sp? apa pengaruh dr film2 barat yg kita tonton itu yah,,

  18. 42 alyassar Maret 13, 2010 pukul 9:24 PM

    Yang paling bodoh adalah “MEROKOK” sudah tahu merokok menyebabkan banyak gangguan kesehatan maupun mengganggu orang yang ada disekitarnya. (Kalau anda bersifat obyektif maka akan setuju)

  19. 44 romi Maret 13, 2010 pukul 6:02 PM

    ya yg ke kondangan tuh bro..sering banget…hahahah..keseringannya kalo udah kondangan = makan hahaha ngga ada rasa menghormati pengantin dan pada tuan rumah .Makanya pada waktu kawanku merrid,dia udah kasih tau sama kepala EO supaya makanan jangan dibuka ,kalo engga ya gitu deh …tiba2 aja BUUUUUURRRRRRRRRRRRRR ngacir ke dalam rombongan dimana pengantin sedang saling hormat wkwkwkwk..pada neraka semua tuh orang!…pernah gua pada suatu kondangan–biasanya dikondangan org2 para pedagang2 kaya yg ngga tau tata krama–dimana kejadiannya ya seperti itu ,tiba2 saja langsung buurrrrrrrrrr nagcir gua aja kaget hahaha!!! didalam barisan,gua singgung semua org dan sengaja gua besar2in ngocehnya /sedikit teriak,dan gua bilang :”wah sepertinya tidak pernah makan 5 tahun ya hehe ” ada org di depan saya cuma senyum2 dan sedikit mengeremmm semangat 45 nya tadi hahaha..

    PS: eh kk,tuh web yg baru tuh,cuma belom sempurna,belom attach ke google..enjoy..

    • 45 Kei Savourie Maret 20, 2010 pukul 11:18 PM

      Yah seperti itulah kelakuan masyarakat kita.. anyway, nice web bro. Loe jagoan 3D yah ternyata..

      • 46 romi Maret 22, 2010 pukul 10:19 AM

        yoi,sekalian desainer juga brur..pengen kerja ke negara2 barat,tp visa susah keluar dan mahal whwhwhw…web gua belom selesai2 ..parah nih yg buat T.T..thnx ya ko…emang elu mau pesen ama gua ya 3D?hwhwhwhw..perasaan di jkt udah banyak yg jago2 :)

  20. 47 sean vandalish Maret 13, 2010 pukul 2:08 PM

    hahahahhaha….
    mungkin pantatnya masih belom familiar sama toiletnya bro,same like me…..
    hhahahahhahaha….
    dari kecil gue diajari kalo boker jongkok sih!!!
    jadi gue rada susah ngedennya kalo sambil duduk,but gue selalu lepas sepatu or sedal gue man….
    hahahahhaah…..

  21. 49 Green Maret 13, 2010 pukul 8:50 AM

    kadang gue bingung kei…

    entahlah, ini hal bodoh macam apa..

    seorang tukang betjak, bilang sama istrinya mau narik betjak, tapi betjaknya malah didorong, diboseh lagi.., sama sekali gak ditarik.. hufft..

  22. 51 erwin Maret 12, 2010 pukul 9:40 PM

    Nambahin juga bro:
    1. Kalau mau naik kendaraan umum seperti angkot harus siap untuk mengubah uang besar ke uang pas, takutnya uang kembalian yang diberikan supir ke kita bisa berkurang 30-50%. Rupanya korupsi tidak mengenal pangkat atau jabatan.
    2. Pada saat saya mengantri mengambil uang di mesin atm, ada seorang bapak terlalu lama mengambil uang…sehingga para pengantri yang budiman sudah tidak menjadi budiman lagi mengeluh supaya minta gantian ke bapak ini. Si bapak mengamuk dan dengan lantang mengumandangkan ultimatum: “Memangnya mesin atm ini punya bapak kalian!!” Upppss! Apa saya gak salah dengar? Si empunya kalimat kasar ini tidak merasa bahwa kalimat ini pantas dialamatkan ke dirinya.
    3. Mati lampu! Tagihan listrik kok tetap ya? Gak pernah berkurang!
    4. Orang yang sering mengganti channel TV! Pada saat film atau siaran yang kita sudah sempat ditonton dan dihayati diganti secara sepihak oleh oknum TNI eh…oknum pemegang remote.
    5. Menonton perkelahian dan adu mulut para wakil rakyat paling buat sakit hati. Seolah-olah pendapat dia yang paling benar di dunia persilatan ini.

  23. 53 frey einhartz Maret 12, 2010 pukul 2:45 PM

    gw pernah iseng bikin survei

    enakan mana pups jongkok atau duduk?

    ternyata 85% milih enakan jongkok

    dgn alasan

    1. energi lebih tersalurkan (jd gak perlu ngeden berlebihan)
    2. sasaran lebih terfokus (apa coba)

  24. 57 AW Maret 12, 2010 pukul 2:33 PM

    minggu lalu, waktu gw & beberapa brothers lagi clubbing di immigrant, gw liat ada cewe, 2 orang, lagi duduk di pojokan sambil pencet2 BB. kyknya sekarang lagi ngetrend BB-an di tempat clubbing.

  25. 59 Kuro Maret 12, 2010 pukul 10:26 AM

    Gw.. sangat setuju dgn yg no. td Kei..

    ngapain jg.. ditarik.. tarik.. gitu..
    trus apes nya.. kita2 yg entah sengaja / ngga sengaja liat..
    dpandang sinis sm ini ce..
    seakan akan dia dlm hati sedang bilang..
    “dsr otak mesum”
    wkwkwk..
    Apes dah.. T.T

    tp..
    Gw pernah diskus sm adik gw ce..
    kt ny gini..
    bukan mereka (ce) itu plin plan / apa..
    tp.. mbok ya co itu klo liat ce gitu..
    jgn pake tatapan.. org2 mesum yg sedang netes2 air liur nya..
    yaaaaaaaach tobat dah..

    ^^

    Tenkyu Kei nais artikel..

  26. 61 Clivt Maret 12, 2010 pukul 10:07 AM

    Malam itu ada 2 manusia di satu meja coffeshop dalam public area. 5 menit pertama ngobrol biasa, setengah jam selanjutnya adalah bagian bodohnya.

    Mereka saling sibuk dengan gadget qwerty nya masing-masing. Kalian tahu lah mereka ngapain,yg pasti lebih dari sekedar sms/telpon.

    Jelas-jelas lagi berada di ruang sosialisasi nyata, kok masih sibuk ngurusin sosialisasi maya.

    • 62 Clivt Maret 12, 2010 pukul 10:40 AM

      Hal absurd lainnya.

      Kalo lagi ke kasir apa gitu. Sering nih.
      Kasir : “Smuanya sekiansekiansekian”
      Gw : *kasi 50rb untuk blnja bbrp ribu*
      Kasir : “Ada uang pas?”
      Gw : “emmmm,, enggak!” *sambil ngliat yakin tu kotak banyak duit numpuk yg bisa jadi kembalian*

  27. 64 Honji Andre Balthazar Maret 12, 2010 pukul 10:02 AM

    Bener banget ya?
    Semakin banyak orang yg melakukan that damn stupid things.

  28. 66 Nard4Reynard Maret 12, 2010 pukul 7:04 AM

    Wah Kei, gua sih belom pernah liat tuh yang jongkok di kloset duduk… tapi sering denger sih kasusnya.. :)

  29. 68 adhi Maret 12, 2010 pukul 1:19 AM

    emang kita harus n kudu menyadari dari hal yang kecil n sederhana dulu setelah terbiasa khan jadi mudah untuk selanjutnya….

  30. 70 Red Maret 11, 2010 pukul 11:42 PM

    Keren Kei post nya.. Hal2 kecil yg menggelitik seperti ini ternyata asik juga kalo dibahas. Haha..
    Btw thank you ya Kei tempo hari udah take care kita2.. =)

  31. 72 Ika Maret 11, 2010 pukul 9:38 PM

    Mau nambahin:

    1. Cowo-cowo yg suka a) jelalatan kalo liat cewe melintas di depannya b) dilanjutkan dengan siul-siul c) kadang2 melontarkan kata-kata yg tidak pantas yg merujuk pd bagian2 tubuh cewe. G bingung koq banyak kli cowo2 Indonesia yg kurang kerjaan, otaknya kosong jd cuma bisa menghabiskan wkt dg nongkrong2 di pinggir jalan sambil merokok dan melakukan hal2 yg g sebut diatas. G suka mikir kapan orang2 Indonesia bisa maju ya kalau bisanya seperti itu doang, sementara tangan dan otak tdk pernah dilatih utk melakukan hal2 yg produktif. Kalau istilah g: “kampungan ‘kale”. Apalagi cowo-cowo yg suka jelalatan dan grepe-grepe cewe di kendaraan umum yg penuh sesak …

    2. Orang yg suka meludah sembarangan, pipis sembarangan, muntah sembarangan, buang puntung rokok/ sampah di tempat umum spt pinggir jalan (bahkan dlm kendaraan umum!). Mereka adl orang2 bodoh yg egois, terlalu bodoh utk mengerti bhw public space adalah shared space yg harus dijaga bersama2, bukan cuma tugas org2 sudin kebersihan … ditto penjelasan Kei ttg kebiasaan jongkok di WC duduk. Yg menyedihkan dan bikin marah kalo liat anak2 yg melakukan itu … ortunya koq gak pernah ajarin anak2nya untuk menghormati diri sendiri dan orang lain.

    3. Dalam pesawat terbang: org2 yg seneng menggedor2 pintu WC padahal lampu tanda “Occupied” sedang menyala. Biasanya orang2 Indonesia yg gak ngerti bahasa Inggris yg suka begini (eg TKI). Bahkan di pesawat maskapai nasional aja bisa kayak gitu padahal dah tau klo pramugari/a nya bisa bahasa Indonesia. Dah gitu jongkok pula di WC duduknya, WCnya gak digelontor, muntah di wastafel, tisu kotor dimana2 krn gak tau dimana tempat sampahnya! *ngurut dada*

    4. Kebiasaan buruk di WC: flickering hands atau mengibas2kan tangan yg basah sehabis cuci tangan (meskipun ada hand dryer atau tissue). Ini kayaknya gak cuma orang Indonesia aja deh … tapi g selalu kesel aja kalu kecipratan air kibasan dr org lain yg kemudian pura2 gak ngeliat trus pergi aja. Kebiasaan buruk, tapi herannya banyak org yg gak gak merasa perlu tuk berubah …

    5. Cewe-cewe yang suka nyisir, ngelus2 rambut, betulin rias rambut atau bahkan garuk2 kepala waktu lagi makan di tempat umum (mungkin suka dg rasa ketombe sendiri kali! :-)) Meskipun g cewe tp diajarin dr kecil spy gak boleh gitu … jijay aja liatnya. Kalau di rumah ndiri siy g gak peduli, toh gak ada yg liat.

    Nanti tambahin lg kalo inget …

    • 73 lee Maret 11, 2010 pukul 10:42 PM

      kalo yang no 1 itu harusnya si cw bangga donk kalo siul2,mata jelalatan,”memuji” bagian tubuh cw tersebut.

      Bangga karena si cw terlihat menarik di mata cowo makanya mereka bereaksi seperti itu,gw jadi bingung yah knapa cw pake baju yg minim kalo dipuji ato diliatin malah merekanya yang risih….

      tanya kenapa????

      • 74 Ika Maret 11, 2010 pukul 11:12 PM

        @Lee
        Itulah yg cowo2 Indonesia gak tau — klo mau menyatakan kekaguman, pujian, tentu ada caranya (tempat dan situasi yg tepat). Intinya: kalau elu mau dihormati orang (mis cewe), perlakukanlah dia dengan hormat jd gak perlu melakukan hal2 yg dianggap ‘bodoh’ sama org lain. Do what you want others do unto you… terjemahannya cari ndiri lah.

        Klo di negara2 “maju” g dan mayoritas cewe2 gak pernah diperlakukan kayak gitu, biarpun pakaian minim … kecuali emang cowo dan cewe sama2 niat lah (jahat atau baik spt niat kenalan mis), atau kalau si cewe pake tank top, rok mini and peep toe berkeliaran di jalan waktu musim dingin (suhu sekitar 10 derajat celcius) — itu kan deserve special attention, krn bikin orang2 heran dan prihatin qiqiqi.

      • 75 mieee April 1, 2010 pukul 2:07 AM

        Aq mo nanggapin..@No 1 itu..Ia tuh bener,beda banget co2 barat dgn cowo2 Indonesia.. Klo dibarat ce itu lebih dihargai.. Bukannya membandingkan at gmna tapi kenyataannya gitu.. Mo kita berpenampilan seperti apa ga ad yg siul2 dan ngeganggu.. Padahal kan di Indonesia itu tiap hari panas yah, tp tetep aj masih banyak yg norak ketika ad yg berpakaian minim..
        @No 2..bukan hanya di Indonesia aj sih kasus orang ludah sembarangan dan ngebuang putung rokoknya sembarangan.. Rata2 di negara yg penduduknya pecandu rokok berat juga gitu kok..Tp untungnya klo di sini ga ad yg ngerokok di dalam kendaraan umum..
        @No 3…Pasti deh klo pesawat yg 70 – 80% penumpangnya TKI itu rusuh,berisik dan kotor..Sehabis makan mereka suka buang sampah di sekitar tempat duduknya…
        @No 4..yah klo masalah wc mah bukan rahasia umum lagi tuh kaya gitu,dsni juga gitu.. WC duduk untuk jongkok akhirnya ikut2an jongkok deh :(

    • 76 Kei Savourie Maret 12, 2010 pukul 12:54 AM

      Saya setuju sekali dengan yang no.2 tuh! Entah kenapa orang kita kok senang sekali yah meludah.. Tapi kalo yang no.3, saya juga sering melakukannya tuh. Meskipun rasanya selama ini belum pernah sampe nyiprat ke orang lain haha..

      Thanks for the comment, sis..

  32. 77 Que Maret 11, 2010 pukul 9:07 PM

    Wah artikelnya keren bro, lo concern ama hal-hal kaya gini.
    Gw setuju bgt, hrs di sebarin neh artikel biar pada sadar,apalagi yg jongkok di toilet duduk.

    Di tunggu artikel lo yg ttg “Deep psycho breaking” bro, hehe.

  33. 80 Adi Gunawan Santoso Maret 11, 2010 pukul 8:47 PM

    Betul sekali, kesemuanya saya pernah mengalami. walaupun bisa dibilang hal kecil, tapi tentunya hal-hal tersebut bakal sangat mengganggu sekali kehidupan sehari-hari kita. Entah kenapa banyak pihak yang tidak aware dengan hal-hal yang sering terjadi tersebut.

    Sebagai pengendara mobil, saya pernah mengalami beberapa kali selalu diserobot hingga beberapa kali oleh para pengendara motor ketika sedang mengisi di pom bensin (SPBU) yang tidak memiliki bagian pengisian khusus motor.

    Dan suatu saat ketika akhirnya saya memutuskan untuk menegur salah seorang pengendara motor yang menyerobot saya dan hendak membuka tangki bensinnya untuk minta diisikan bensin oleh petugas SPBU tersebut. Saya bilang kepada petugas SPBU dan si pengendara motor begini: “pak, saya ini sudah antri duluan, saya yang diisikan dulu dong..”. Tetapi yang terjadi adalah pengendara motor tersebut marah karena omongan saya tersebut, dan dia berusaha memulai perang mulut yang tidak perlu dengan saya, bahkan dia mengancam untuk memecahkan kaca mobil saya dengan helm-nya. Sampai akhirnya saya memilih mengalah saja dengan cara sehalus mungkin daripada kaca mobil saya pecah (walaupun di dekat kantor SPBU saya lihat beberapa anggota polisi sedang duduk-duduk asyik menikmati waktu istirahat tugas harian mereka sambil memerhatikan kami dengan muka bengong saja).

    Tanya Kenapa?

    Ayo Majulah Indonesia!

  34. 82 Eskei Maret 11, 2010 pukul 8:44 PM

    Nambahin deh (sekalian curhat dan menggerutu sambil ingat-ingat kejadian yang sering banget gw lihat)

    8. Menunggu persis di depan pintu lift dan berusaha masuk saat di dalamnya penuh dengan manusia yang akan keluar.

    C’mon. Kalau mau cepat dan tertib, biarkanlah semua orang keluar dulu, baru Anda masuk. Kalau Anda takut tidak dapat tempat, semua orang juga bakal takut tidak dapat tempat kalau melihat kelakuan Anda itu. Caranya? Ya mengantrilah. Be fair! Anda buru-buru? Orang lain juga maunya cepat kali. Lebih mengesalkan lagi datang terakhir saat antrian, menyerobot dan nyelonong masuk ke dalam, trus pas diliatin pasang muka tidak bersalah (padahal gara-gara dia, yang duluan mengantri malah tidak dapat tempat). WTF!?

    enaknya ke orang yg begini gimana ya?

    9. Motor yang berhenti di depan garis penyebrangan dan di depan posisi lampu lalu lintas saat menunggu lampu merah

    Maunya sih cepat biar bisa langsung start (padahal kalo curi start bakal kena penalti :p) begitu lampu berubah jadi hijau. Tapi faktanya, dari posisi itu mereka malah sebenarnya tidak bisa melihat apakah lampu sudah berubah menjadi hijau atau belum. Alhasil mereka baru jalan (dengan kebingungan) kalau di belakang sudah terdengar bunyi klakson (marah) dari kendaraan lain.

    Hayo ngaku siapa yang sering gitu? Biasanya gw kerjain kalau lagi naik mobil, gw klakson keras2. Saat itu mereka pasti celingak-celinguk lihat ke atas melihat lampu apa benar sudah berubah hijau atau belum. LOL


  1. 1 Hal-Hal Bodoh di Sekitar Anda. | CoupleDb Lacak balik pada Mei 26, 2010 pukul 12:41 PM
Comments are currently closed.




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 48 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: